Momen Emosional Grosjean: Helm Hangus dari Kecelakaan Maut Bahrain Akhirnya Kembali ke Tangannya
- January 13, 2026
- Admin
- Formula
Mantan pembalap Formula 1, Romain Grosjean, baru-baru ini mengalami momen emosional ketika ia kembali dipertemukan dengan helm yang menyelamatkan nyawanya dalam kecelakaan mengerikan di Grand Prix Bahrain 2020.
Insiden tersebut terjadi pada lap pertama balapan di Sakhir, ketika mobil Haas yang dikendarai Grosjean menabrak pembatas lintasan dan langsung terbakar hebat. Dalam kecelakaan itu, Grosjean mengalami luka bakar di kedua tangannya, namun berhasil keluar dari kobaran api dan selamat dari situasi yang nyaris merenggut nyawanya.
Itu menjadi balapan terakhir Grosjean di Formula 1. Ia memang absen di seri terakhir musim tersebut, namun berhasil pulih dan kembali membalap pada 2021 di ajang IndyCar, membangun karier barunya di Amerika Serikat.

Permintaan Sang Anak Jadi Alasan
Lewat unggahan di media sosial, Grosjean membagikan foto dirinya memegang helm hangus dari kecelakaan tersebut. Ia juga menjelaskan alasan mengapa akhirnya berani melihat kembali benda yang penuh kenangan traumatis itu.
“Lima tahun setelah 29 November 2020, saya akhirnya kembali bertemu dengan helm balap saya. Saya tidak tahu apakah saya sudah siap untuk melihatnya, tetapi anak-anak saya benar-benar ingin memahami bagaimana saya bisa terlindungi di dalam api dan apa yang sebenarnya terjadi malam itu,” tulis Grosjean.
Ucapan Terima Kasih yang Mendalam
Pembalap berusia 39 tahun itu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah menyelamatkan hidupnya melalui perlengkapan keselamatan.
“Saya akan selamanya bersyukur kepada Bell Racing (pembuat helm) dan Alpinestars (pemasok perlengkapan balap) karena telah melindungi saya dengan sangat baik pada momen itu.”
Grosjean menutup pesannya dengan refleksi yang menyentuh:
“Hidup terus berjalan dan kita sering melupakan hal-hal seperti ini, tetapi momen ini mengingatkan saya betapa pentingnya untuk menjalani hidup sebaik mungkin setiap hari.”


